TEBO – Jurnalisbuana.com
Sungguh menyesakkan apa yang dialami Tim Sepakbola Kabupaten Tebo pada ajang Piala Gubernur Jambi 2026 yang di helat di Stadion Tri Lomba Juang (KONI) Jambi bagi masyarakat Kabupaten Tebo.
Tim Sepakbola Tebo atau Laskar Rajo Batu hadir pada gelaran Gubernur Cup 2926 di Jambi dengan gelar mentereng sebagai penyandang gelar juara bertahan pada Gubernur Cup 2025 lalu setelah mengalahkan Tim Merangin.
Menyandang status juara, Tim Tebo menjadi pembuka turnamen dengan melakoni laga menghadapi Tim Merangin pada Senin (12/1/2026), namun hasilnya justru Tim Merangin yang berhasil membalaskan kekalahan pada laga final Gubernurnur Cup 2025 lalu, tak tanggung- tanggung, Tim Tebo di cukur dengan skor 5-1.
Pada laga kedua menghadapi Tim Muaro Jambi pada tanggal 16/1/2026, hasilnya bahkan lebih hancur, Tim Tebo “Laskar Rajo Batu” digunduli lagi lagi dengan skor amat mencolok yaitu 6-1.
Pada laga ke 3 ,Tim Tebo bakal menghadapi Tim Kerinci pada Minggu (18/1/2026), namun melihat dua hasil laga awal rasanya peluang Tebo sudah hilang, kebobolan 11 gol dalam 2 laga menunjukkan rapuhnya Tim Tebo, apalagi dengan statusnya sebagai Juara bertahan.
Hancurnya Tim Tebo yang dalam beberapa tahun belakangan di ajang Piala Gubernur selalu menjadi Tim Kuat dan unggulan, tentu harusnya menjadi evaluasi bagi Askab PSSI Tebo dibawah pimpinan Hendry Nora.
Masyarakat penggemar sepakbola di Tebo menganggap tidak ada pembinaan untuk level remaja dan dewasa, banyak Lapangan Sepakbola di Tebo “nganggur”, dengan rumput tinggi , tidak ada lagi Sepakbola di sore hari, dan parahnya fungsinya berubah untuk dijadikan pasar malam misalnya.
“Sudah jarang bahkan tidak ada untuk di desa desa kegiatan turnamen sepakbola untuk remaja dan dewasa, PSSI Tebo nampak tak punya program pembinaan”, ujar salah seorang pemerhati sepakbola di Kecamatan Rimbo Bujang yang tak mau disebut namanya.(soer)






