Batalkan Tempuh Jalur Hukum, Orang Tua Santri Al Inayah Diduga Dianiaya Satpam Buka Mediasi, Pertimbangkan Pendidikan Anak

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TEBO – Jurnalisbuana.com

Peristiwa penganiayaan terhadap santri Al Inayah ,inisial RAB (Raki), warga Desa Tebing Tinggi Uleh Kecamatan Tanah Tumbuh yang duduk di kelas IX SMPĀ  IT Darul Hasanah terus bergulir.

 

Orang tua Santri, ZH, yang merupakan anggota TNI Kodim 0310 Sijunjung, merasa geram sekaligus prihatin terhadap peristiwa pemukulan yang dialami putranya di Ponpes Al Inayah Desa Perintis ( unit 1) Kecamatan Rimbo Bujang.

 

Peristiwa pemukulan sendiri sempat tak diakui pihak Ponpes, namun belakangan setelah didatangi personel Polsek Rimbo Bujang, oknum satpam Ponpes baru mengakui soal pemukulan terhadap Raki.

 

Meski geram dan merasa tak terima, namun orang tua Raki yang meski sempat berencana melakukan Pelaporan Polisi ke Polsek Rimbo Bujang, mengurungkan niatnya menempuh jalur hukum.

Orangtua santri, ZH, akhirnya memilih menerima mediasi yang terus di upayakan oleh pihak Ponpes yang terus menghubunginya melalui sambungan WA, dengan pertimbangan kelanjutan pendidikan anaknya, Raki Abdul Basit yang sudah duduk di kelas IX dan sebentar lagi menghadapi ujian.

 

Selasa malam, 2 Desember 2025, setelah mencari pertimbangan dan masukan dari banyak pihak, ZH memutuskan untuk membuka diri terhadap mediasi yang diupayakan pihak Ponpes terhadap penganiayaan yang dialami putranya.

Oplus_131072

“Kami pertimbangkan Raki yang sudah kelas 3 SMP dan sebentar lagi menghadapi ujian, kami akan tempuh mediasi dengan pihak Ponpes”, ujar ZH.

 

“Pihak Ponpes ada menghubungi kami melalui Wa, ingin datang kerumah dan meminta mediasi secara kekeluargaan, biarlah kami terima itikad baik itu dan akan kita lihat seperti apa hasil mediasinya”, ujar ZH menambahkan.

 

Upaya mediasi sendiri di benarkan oleh Syauqi, Kontraktor Tebo asal Rimbo Bujang , “Saya hanya membantu pihak Ponpes, kami tetap ingin dan upayakan mediasi dengan keluarga/ orangtua Santri”, ujar Syauqi.

 

Kapan pihak Ponpes akan datang silaturahmi dan mediasi ke pihak keluarga santri sendiri belum diketahui.

 

Persoalan ini mendapat perhatian masyarakat mengingat Ponpes Al Inayah merupakan Ponpes ternama di Kabupaten Tebo milik Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Partai Demokrat dan memiliki jumlah santri yang cukup banyak.(Tim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Warga Tebo Ilir Menjerit: PETI Alat Berat di Sungai Bengkal Barat Diduga Kebal Hukum dan Di Bekengi Aparat
LCKI-JAMBI Desak APH Audit Koperasi Komasko:Diduga Fiktif dan Telantarkan Kewajiban Pajak di Lahan HKM Balai Rajo
Dampak Buruk PETI Di Desa Perintis Rimbo Bujang : Taman Wisata Rivera Park Kembali Terancam Rusak .
Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI)Jambi Soroti Pengalihan Sungai Oleh Oknum Warga Unit 12 Kec Rimbo Ulu, Tebo-Jambi
Miriis.. Pekerja Ponton Penyebrangan di Kec.VII.Koto Ilir Di Gaji di Bawah UMK dan Tanpa Jaminan Keselamatan
Aktifitas Pembakaran Emas Hasil Dompeng di Simpang Sungai Aro Merajalela, Warga Desak Kapolres Tebo Turun Tangan
Wajah Baru Desa Tabun Pemasangan Neon Box Ikonik Jadi Simbol Kemajuan Desa
Masyarakat Desa Kampung Jawa Desa Pemayongan Keluhkan Pungutan Pemasangan kWh Meter “Harganya Tak Masuk Akal”

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:50 WIB

LCKI-JAMBI Desak APH Audit Koperasi Komasko:Diduga Fiktif dan Telantarkan Kewajiban Pajak di Lahan HKM Balai Rajo

Rabu, 11 Februari 2026 - 05:02 WIB

Dampak Buruk PETI Di Desa Perintis Rimbo Bujang : Taman Wisata Rivera Park Kembali Terancam Rusak .

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:42 WIB

Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI)Jambi Soroti Pengalihan Sungai Oleh Oknum Warga Unit 12 Kec Rimbo Ulu, Tebo-Jambi

Minggu, 11 Januari 2026 - 00:49 WIB

Miriis.. Pekerja Ponton Penyebrangan di Kec.VII.Koto Ilir Di Gaji di Bawah UMK dan Tanpa Jaminan Keselamatan

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:19 WIB

Aktifitas Pembakaran Emas Hasil Dompeng di Simpang Sungai Aro Merajalela, Warga Desak Kapolres Tebo Turun Tangan

Berita Terbaru