Krisis BBM di Tebo,Harga Melambung Tinggi, Antrean Galon”Kuasai”Pertashop.

- Redaksi

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEBO, JAMBI – Jurnalisbuana.com

Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax di Kabupaten Tebo, khususnya di Kecamatan VII Koto dan VII Koto Ilir, kini mencapai titik yang sangat memprihatinkan. Kondisi ini tidak hanya melumpuhkan mobilitas warga, tetapi juga mencekik ekonomi masyarakat akibat harga di tingkat pengecer yang melonjak drastis.

Berdasarkan pantauan di lapangan, harga BBM di wilayah tersebut telah menyentuh angka yang tidak masuk akal. Pertamax dibanderol hingga Rp20.000 per liter, sementara Pertalite menembus Rp18.000 per liter. Lonjakan harga ini jauh melampaui harga penetapan pemerintah, namun warga tidak memiliki pilihan lain demi tetap bisa beraktivitas.

Fenomena ” Antrean Galon ” di Aur Cino.
Kondisi paling miris terlihat di Pertashop yang berlokasi di Desa Aur Cino, Kecamatan VII Koto. Alih-alih melayani kendaraan yang melintas, pemandangan di lokasi justru didominasi oleh deretan galon dan jeriken kosong yang mengantre panjang.
“Sangat memprihatinkan. Galon-galon lebih duluan antre daripada kendaraan roda dua maupun roda empat. Kami pengguna kendaraan pribadi jadi sulit mendapatkan hak kami karena kalah cepat dengan antrean galon tersebut,” ujar salah satu warga setempat dengan nada kecewa.

Desakan Kepada Aparat Penegak Hukum (APH).
Kelangkaan yang berlarut-larut ini menimbulkan kecurigaan adanya praktik penimbunan atau distribusi yang tidak tepat sasaran. Masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dan pihak terkait untuk segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan.
Warga berharap ada tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang sengaja memanfaatkan situasi ini untuk mencari keuntungan pribadi, terutama di titik-titik distribusi resmi seperti Pertashop.
“Kami minta APH segera bertindak. Jangan biarkan masyarakat terus menderita karena permainan harga dan distribusi BBM yang tidak tertib di VII Koto ini,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu langkah nyata dari pemerintah daerah dan kepolisian untuk menormalkan kembali pasokan dan harga BBM di wilayah Kabupaten Tebo.(EK)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Solmidawati Siap Tuntaskan Program Unggulan di Pilkades Muara Niro
Berbekal Pengalaman dan Kharisma “Cik Kholid”Sosok Ideal Pimpin Desa Aur Cino Kedepan
Lanjutkan Pengabdian, Kuspandi Siap Bawa Desa Betung Bedarah Barat Lebih Maju di Periode Kedua
Diduga Kabur Usai Perawatan, Pasien Klinik”Rimbo Medical Center (RMC)Rimbo Bujang Terancam di Polisikan
Selesai kan Selisih Paham, Antara Siswa SMAN6 Tebo dan Oknum Anggota Polsek VII Koto Kab Tebo-Jambi, Sepakat Tempuh Jalan Damai
Gema Wahyu Ilahi di Bumi Serentak Galah Serengkuh Dayung
Warga Jalan Padang lamo Tagih Janji Gubernur Jambi,Warga Minta Pak Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Menteri PUPR Turun Cek Kondisi Jalan Padang lamo
Resahkan Warga, Camat VII Koto Ilir Diduga “Cegat” Truk Sawit Malam Hari: Legalitas Koperasi di Desa Balai Rajo Dipertanyakan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 01:46 WIB

Solmidawati Siap Tuntaskan Program Unggulan di Pilkades Muara Niro

Kamis, 9 April 2026 - 10:45 WIB

Berbekal Pengalaman dan Kharisma “Cik Kholid”Sosok Ideal Pimpin Desa Aur Cino Kedepan

Rabu, 8 April 2026 - 20:40 WIB

Lanjutkan Pengabdian, Kuspandi Siap Bawa Desa Betung Bedarah Barat Lebih Maju di Periode Kedua

Senin, 6 April 2026 - 05:06 WIB

Diduga Kabur Usai Perawatan, Pasien Klinik”Rimbo Medical Center (RMC)Rimbo Bujang Terancam di Polisikan

Kamis, 2 April 2026 - 01:41 WIB

Selesai kan Selisih Paham, Antara Siswa SMAN6 Tebo dan Oknum Anggota Polsek VII Koto Kab Tebo-Jambi, Sepakat Tempuh Jalan Damai

Berita Terbaru