Aktifitas Pembakaran Emas Hasil Dompeng di Simpang Sungai Aro Merajalela, Warga Desak Kapolres Tebo Turun Tangan

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEBO, JAMBI Jurnalisbuana.com– Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Dompeng” di Desa Simpang Sungai Aro, Kecamatan Tebo Ilir,

Kabupaten Tebo, Jambi, kini semakin terang-terangan. Tidak hanya proses penambangannya, lokasi pembakaran emas hasil ilegal tersebut kini menjadi sorotan tajam karena diduga kuat “tak tersentuh” oleh Aparat Penegak Hukum (APH).

Berdasarkan pantauan dan informasi dari masyarakat setempat, aktivitas pembakaran emas ini dilakukan secara rutin di wilayah pemukiman, yang tidak hanya merusak ekosistem sungai tetapi juga mencemari udara dengan uap merkuri yang berbahaya bagi kesehatan warga sekitar.

Keresahan Warga dan Dugaan Pembiaran
Warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan kekecewaannya karena aktivitas ini seolah mendapatkan “lampu hijau”. Mesin-mesin dompeng terus meraung, dan asap dari pembakaran emas terus mengepul tanpa ada tindakan nyata dari pihak kepolisian setempat.

“Kami merasa ada pembiaran. Lokasinya jelas, aktivitasnya jelas, tapi kenapa sampai sekarang tidak ada penindakan? Kami khawatir dampak lingkungannya akan permanen bagi anak cucu kami,” ujar salah satu warga.

Desakan kepada Kapolres Tebo
Menanggapi kondisi tersebut, masyarakat meminta dengan hormat kepada Kapolres Tebo untuk segera mengambil langkah tegas. Komitmen Polri dalam memberantas tindak pidana lingkungan hidup sedang diuji di Desa Simpang Sungai Aro.

Warga berharap pihak kepolisian tidak hanya melakukan sosialisasi, tetapi juga tindakan penangkapan dan penutupan lokasi pembakaran emas serta tambang ilegal yang menjadi sumbernyaKetegasan Kapolres Tebo sangat dinantikan untuk membuktikan bahwa hukum tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas, terutama dalam masalah perusakan lingkungan di wilayah hukum Tebo Ilir.(TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Warga Tebo Ilir Menjerit: PETI Alat Berat di Sungai Bengkal Barat Diduga Kebal Hukum dan Di Bekengi Aparat
LCKI-JAMBI Desak APH Audit Koperasi Komasko:Diduga Fiktif dan Telantarkan Kewajiban Pajak di Lahan HKM Balai Rajo
Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI)Jambi Soroti Pengalihan Sungai Oleh Oknum Warga Unit 12 Kec Rimbo Ulu, Tebo-Jambi
Miriis.. Pekerja Ponton Penyebrangan di Kec.VII.Koto Ilir Di Gaji di Bawah UMK dan Tanpa Jaminan Keselamatan
Wajah Baru Desa Tabun Pemasangan Neon Box Ikonik Jadi Simbol Kemajuan Desa
Masyarakat Desa Kampung Jawa Desa Pemayongan Keluhkan Pungutan Pemasangan kWh Meter “Harganya Tak Masuk Akal”
Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Provinsi Jambi,Kecam Dugaan Pemotongan Beasiswa KIP di Institut Agama Islam(IAI)Tebo
Tumpukan Sampah Menggunung di Pasar Sungai Bengkal,Diduga Akibat Honor Petugas Belum Dibayar

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:50 WIB

LCKI-JAMBI Desak APH Audit Koperasi Komasko:Diduga Fiktif dan Telantarkan Kewajiban Pajak di Lahan HKM Balai Rajo

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:42 WIB

Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI)Jambi Soroti Pengalihan Sungai Oleh Oknum Warga Unit 12 Kec Rimbo Ulu, Tebo-Jambi

Minggu, 11 Januari 2026 - 00:49 WIB

Miriis.. Pekerja Ponton Penyebrangan di Kec.VII.Koto Ilir Di Gaji di Bawah UMK dan Tanpa Jaminan Keselamatan

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:19 WIB

Aktifitas Pembakaran Emas Hasil Dompeng di Simpang Sungai Aro Merajalela, Warga Desak Kapolres Tebo Turun Tangan

Senin, 5 Januari 2026 - 04:34 WIB

Wajah Baru Desa Tabun Pemasangan Neon Box Ikonik Jadi Simbol Kemajuan Desa

Berita Terbaru