TEBO – Jurnalis.com Pasca terjadinya kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit kendaraan roda empat Toyota Fortuner di Jalan 6, Unit 1, Kecamatan Rimbo Bujang, Bupati Tebo Agus Rubiyanto, SE., MM., langsung mengambil langkah konkrit.
Tak butuh waktu lama, orang nomor satu di Kabupaten Tebo tersebut segera menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan perbaikan di titik lokasi kejadian.
Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan pengguna jalan. Bupati Agus Rubiyanto menegaskan bahwa infrastruktur yang rusak dan membahayakan nyawa masyarakat harus menjadi prioritas utama untuk segera ditangani.
“Keselamatan warga adalah prioritas di atas segalanya. Saya sudah memerintahkan Kadis PUPR untuk segera turun ke lapangan dan memperbaiki kerusakan jalan di Unit 1 Rimbo Bujang tersebut agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Bupati Agus.
PUPR Langsung Terjun ke Lokasi
Menindaklanjuti perintah tegas sang Bupati, tim teknis dari Dinas PUPR Kabupaten Tebo dilaporkan langsung bergerak menuju lokasi kecelakaan. Fokus utama perbaikan adalah menutup lubang atau memperbaiki kontur jalan yang dinilai menjadi penyebab utama kendaraan kehilangan kendali.
Aksi sigap ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Mereka menilai langkah “gerak cepat” (gercep) Bupati Agus Rubiyanto menunjukkan kepekaan tinggi terhadap dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.
Himbauan bagi Pengguna Jalan Selain melakukan perbaikan fisik, Bupati juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengguna jalan di wilayah Rimbo Bujang dan sekitarnya, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.
“Sembari perbaikan dilakukan, kami meminta pengendara untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada. Kami akan terus berupaya memastikan seluruh akses jalan kabupaten dalam kondisi layak dan aman untuk dilalui,” tambahnya.
Dengan perbaikan ini, diharapkan arus lalu lintas di kawasan Unit 1 Rimbo Bujang kembali normal dan tingkat risiko kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin ujar orang nomor 1 di Negeri “Seentak Galah Serengkuh Dayung”(EK)






