Pernyataan PP Al Inayah Tidak Ada Penganiayaan Santri Buat Orang Tua Santri Meradang

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEBO – Jurnalisbuana.com

Kisruh soal penganiayaan Santri di Ponpes Al Inayah terus berlanjut, usai PP Al Inayah mengeluarkan hak jawab/ hak sanggah yang menyatakan bahwa “Tidak ada Penganiayaan santri dan Santri kembali belajar di Pondok”, melalui Media Center PP Al Inayah.

 

Pernyataan bantahan pihak PP Al Inayah soal Penganiayaan Santri tersebut di publikasikan oleh media online Teboonline.id, Portalkita.net, dan Global Warta Tv pada Rabu, 3 Desember 2025.

 

Esoknya, Kamis 4 Desember 2025, orang tua Santri Al Inayah ,Serda ZH, yang bertugas di Kodim 0310 Sawahlunto Sijunjung  (Kodim 0310/SS) sebagai Intel menelpon media ini  dan menyampaikan rasa kecewa serta amarahnya terkait pemberitaan sanggahan dari PP Al Inayah yang menyatakan tak ada Penganiayaan Santri.

 

“Sungguh terlalu pihak Ponpes buat pernyataan seperti itu seolah melindungi kekerasan yang ada di Ponpes, seharusnya ada pernyataan dari Ponpes tidak mendukung kekerasan ada di pondok, bukan sebaliknya menutup nutupi kekerasan di Ponpes”, ujarnya meluapkan rasa kecewa dari sikap pihak Ponpes, bahkan terlontar juga kata makian karena kecewa dan marahnya.

 

“Kalau tidak ada kesalahan dari pihak pondok melalui satpamnya kenapa kok satpamnya mau mereka ganti. Kita mau mediasi kekeluargaan karena pertimbangan anak saya sudah di kelas 3 SMP dan sebentar lagi ujian, tapi setelah mediasi ,pernyataan pondok justru menyudutkan anak saya seolah anak saya tidak mengalami perlakuan penganiayaan /kekerasan”, ujar Serda ZH.

 

“Betul pihak Ponpes sudah datang kerumah, namun poin permintaan kami yang 2 butir yaitu Anak saya mendapat jaminan perlindungan jika kembali masuk ke pondok dan satpam pelaku pemukulan di pecat, belum mendapat jawaban karena  belum ada tertuang hitam diatas putih, kok malah seperti ini”, sambung Serda ZH lagi.

“Sampai hari ini, anak saya masih dirumah dan belum kembali ke Pondok. karena masih ketakutan akibat penganiayaan yang dialaminya di Ponpes”.

 

Diujung komunikasi, Serda ZH kemudian meminta nomor dari media Teboonline.id yang menurutnya pemberitaannya menyudutkan anaknya yang seharusnya justru menjadi korban, apalagi dirinya merasa tak pernah berkomunikasi atau di konfirmasi sebelumnya oleh media yang bersangkutan.( soer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Solmidawati Siap Tuntaskan Program Unggulan di Pilkades Muara Niro
Berbekal Pengalaman dan Kharisma “Cik Kholid”Sosok Ideal Pimpin Desa Aur Cino Kedepan
Lanjutkan Pengabdian, Kuspandi Siap Bawa Desa Betung Bedarah Barat Lebih Maju di Periode Kedua
Disorot Soal Kerusakan Jalan Padang Lamo,Anggota DPRD Provinsi Jambi Dari PDIP Dapil Bungo -Tebo Buka Suara.
Diduga Kabur Usai Perawatan, Pasien Klinik”Rimbo Medical Center (RMC)Rimbo Bujang Terancam di Polisikan
Selesai kan Selisih Paham, Antara Siswa SMAN6 Tebo dan Oknum Anggota Polsek VII Koto Kab Tebo-Jambi, Sepakat Tempuh Jalan Damai
Gema Wahyu Ilahi di Bumi Serentak Galah Serengkuh Dayung
Warga Jalan Padang lamo Tagih Janji Gubernur Jambi,Warga Minta Pak Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Menteri PUPR Turun Cek Kondisi Jalan Padang lamo

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 01:46 WIB

Solmidawati Siap Tuntaskan Program Unggulan di Pilkades Muara Niro

Kamis, 9 April 2026 - 10:45 WIB

Berbekal Pengalaman dan Kharisma “Cik Kholid”Sosok Ideal Pimpin Desa Aur Cino Kedepan

Rabu, 8 April 2026 - 20:40 WIB

Lanjutkan Pengabdian, Kuspandi Siap Bawa Desa Betung Bedarah Barat Lebih Maju di Periode Kedua

Senin, 6 April 2026 - 21:35 WIB

Disorot Soal Kerusakan Jalan Padang Lamo,Anggota DPRD Provinsi Jambi Dari PDIP Dapil Bungo -Tebo Buka Suara.

Senin, 6 April 2026 - 05:06 WIB

Diduga Kabur Usai Perawatan, Pasien Klinik”Rimbo Medical Center (RMC)Rimbo Bujang Terancam di Polisikan

Berita Terbaru