TEBO ILIR – Jurnalisbuana.com Kondisi kebersihan di Pasar Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi, saat ini dalam kondisi memprihatinkan. Pantauan di lokasi menunjukkan tumpukan sampah yang mulai menggunung dan mengeluarkan aroma tidak sedap, mengganggu kenyamanan pedagang maupun pengunjung pasar.
Menurut keterangan dari petugas pengelola Pasar Sungai Bengkal, penumpukan ini terjadi karena terhentinya armada pengangkut sampah yang biasanya datang dari pusat Kabupaten Tebo. Diketahui, mobil sampah tersebut tidak lagi terlihat beroperasi di area pasar sejak tanggal 25 Desember 2025 lalu.
Persoalan Honor Menjadi Pemicu
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak pengelola, mogoknya layanan pengangkutan ini diduga kuat berkaitan dengan masalah kesejahteraan petugas. Para petugas kebersihan, termasuk penyapu pasar dan kru mobil sampah, dikabarkan belum menerima pembayaran honor dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tebo.
“Mobil sampah dari Tebo sudah tidak datang lagi sejak tanggal 25 Desember. Informasinya, honor petugas sampah dan petugas sapu jalan belum dibayarkan oleh pihak Dinas,” ujar salah satu petugas pengelola pasar yang enggan disebutkan namanya.
Dampak Terhadap Pedagang dan Lingkungan
Kondisi ini dikeluhkan oleh banyak pihak. Selain merusak estetika pasar, tumpukan sampah yang dibiarkan berhari-hari di tengah cuaca yang tidak menentu dikhawatirkan akan menjadi sarang penyakit dan mencemari lingkungan sekitar.
Masyarakat dan para pedagang berharap Pemerintah Kabupaten Tebo, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, segera mengambil langkah cepat untuk melunasi hak para petugas agar aktivitas pengangkutan sampah dapat kembali normal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak DLHK Kabupaten Tebo belum memberikan pernyataan resmi terkait keterlambatan pembayaran honor petugas tersebut(EK)






