TEBO – Jurnalisbuana.com
Sempat mencuat isu di Kabupaten Tebo tentang bakal ada Demo Aktivis Anti Korupsi terhadap dugaan korupsi di tubuh BAZNAS ( Badan Amil Zakat Nasional) Tebo yang diketuai oleh Amin Zubaidi, yang juga sekaligus pimpinan Ponpes Darul Falah yang beralamat di jalan Sultan Thaha (5) Wirotho Agung Rimbo Bujang.
Seruan demo diinisiasi oleh 3 Lembaga Swadaya Masyarakat tebo yaitu DPP Repelita, Gema Tipikor dan DPD Pekat IB melalui surat pemberitahuan ke Kapolres Tebo akan Demo pada tanggal 8/4/2026 dan meminta Kapolres Tebo beserta jajaran untuk memeriksa dugaan tindak korupsi di BAZNAS Tebo dari 2017- 2025.
Namun pada hari H (8/4/2026), beredar kabar jika demo dipending atau malah batal dan beredar info jika ada pertemuan Ketua BAZNAS Tebo Amin Zubaidi dengan salah satu pimpinan lembaga yang berniat mendemo dan kemudian diduga terjadi ada pemberian sejumlah uang (diduga belasan juta) untuk membatalkan aksi demo.
Saat kebenaran informasi tersebut coba dikonfirmasi kepada Ketua BAZNAS Tebo dengan mendatangi ponpes darul Falah menurut salah satu pengajar pak Amin sedang keluar, dan saat coba di hubungi lewat wa ,Amin Zubaidi tidak merespon.
Selang sehari kemudian beredar penjelasan Amin Zubaidi melalui media lokal dan diberitakan dengan narasi bahwa BAZNAS sudah diaudit dan tidak ada temuan.
Namun saat link berita tersebut dipost ke grup wa Rimbo Bujang, seorang aktifis Tebo berkomentar sengit, “jangan ringam merasa sok bersih pakai konpers segala, nanti kalo aku yang lapor baru tau soalnya aku gak bisa di suap”, ujarnya.
Kini masyarakat Tebo juga bertanya tanya, isu korupsi itu fitnah atau benar adanya, walau sifatnya masih dugaan namun ini tentu mengurangi dan menodai trust kepada BAZNAS sebagai lembaga pengelola dana umat, apalagi jika ternyata dugaan isu suap atau sogok dari Amin Zubaidi agar demo batal ternyata benar adanya.(soer)






