TEBO – Jurnalisbuana.com
Aktifitas pembongkaran BBM yang terjadi di Pertashop jalan 21 Desa Perintis yang selama ini mendapat perhatian dari warga setempat dan warga yang melintas mengundang kecurigaan karena saat pembongkaran sering didapati galon atau jerigen minyak sudah berjajar dan menumpuk di area Pertashop tersebut.
Hal ini rupanya juga mendapat perhatian dari Polsek Rimbo Bujang sehingga pada Selasa malam, 19/5/2026, pada sekitar hampir tengah malam, terdapat 2 mobil tangki merah putih dengan kapasitas masing masing sekitar 8000 liter terparkir dan aktifitasnya pembongkaran terhenti karena didatangi rombongan dari Polsek Rimbo Bujang.
Awak mobil tangki saat ditanya kenapa 2 unit mobil tangki Pertamina terparkir sementara ada aktifitas pengangkutan minyak dalam galon dalam jumlah besar dari Pertashop ke Pertamini yang tidak seberapa jauh dari lokasi Pertashop namun Pertashop katanya sudah tutup.
“Tadi ada rombongan Polisi kemari, Kami nunggu pemilik Pertashop sama kawan kami kenek mobil tangki yang dibawa ke Polsek Rimbo Bujang untuk di mintai keterangan karena katanya ada laporan masyarakat jika disini ada aktifitas penimbunan solar ,” ujar salah seorang yang mengaku sebagai sopir dari mobil tangki .
Saat ditanya kenapa banyak galon berisi BBM diarea Pertashop dan sedang diangkut dan dipindahkan oleh seorang wanita saat itu, apakah ada SOP yang dilanggar dengan melakukan curah minyak langsung ke galon tanpa melalui dispenser minyak di Pertashop, Operator Pertashop dan kru mobil tangki membantah.
“Nggak ada bang kalo langsung ke galon, kami bongkar langsung ke Pertashop dulu baru dari Pertashop di tuang ke galon, , ujarnya.
Pihak Polsek Rimbo Bujang saat di konfirmasi melalui Kanit Reskrim sambungan telepon tidak diangkat, dan saat tersambung dengan chat wa ke Kamit Intel Polsek apakah Pemilik Pertashop dan kru mobil tangki dibawa ke Polsek karena soal dugaan ada penimbunan solar dan pelanggaran SOP, Kanit Intel Sugeng menjawab, “Kalau itu kurang tau mas,
Tadi cma suruh jmput aja di jln 21 orang reskrim yg kesana sama rombgan mas Spri”, jelasnya.
Soal BBM memang sedang menjadi sorotan masyarakat di Rimbo Bujang ,terlebih setelah solar menjadi langka dan harganya melambung ditingkat eceran mencapai hingga 20 ribu perliter.(soer)






