TEBO – Jurnalisbuana.com
Rabu malam, 10/12/2025, Satpol PP Tebo lakukan razia di cafe Desa Perintis dan berhasil amankan 4 orang wanita malam dari salah satu cafe dan kemudian membawanya ke Kantor Satpol PP Rimbo Bujang.
Anehnya, ke 4 wanita yang berhasil diamankan Pol PP beranggotakan 5 orang dipimpin oleh Kabid YN, setelah dibawa ke Kantor Pol PP Rimbo Bujang, dalam hitungan jam sudah dilepas kembali dan bekerja kembali seperti biasa .
Menurut warga Teluk Kuali yang berada di lokasi, hanya ada 5 orang anggota Pol PP dan tidak ada dari Polisi maupun TNI.
“Cuma Ado YN dan 4 anggotanya”, ujarnya.
Pola Tangkap Tebus Lepas
Menurut pengakuan salah satu wanita yang di tangkap, benar dirinya ditangkap dan di bawa ke Kantor Pol PP Rimbo Bujang namun kemudian dilepas dengan tebusan yang tidak mau dia sebutkan nominalnya.
Kejadian ini tentu mengingatkan kembali razia Pol PP beberapa waktu lalu yang dilakukan merata di semua cafe di Rimbo Bujang dan berhasil menangkap wanita malam diduga psk dan LC namun dilepas kembali semuanya hingga menjelang subuh dengan sejumlah uang tebusan.
Pola Tangkap Tebus Lepas ini tentu menandakan tak ada agenda yang jelas dari Pol PP Tebo yang di anggap sebagai garda terdepan Penegak Perda, apalagi jika dikonfirmasi selalu berjawab dengan kalimat ” untuk pendataan”.
Terlebih, setelah sering razia, yang nampak justru tak ada penurunan aktifitas bahkan cafe makin bebas beroperasi , miras berbagai merk makin banyak beredar dan diduga beberapa oknum petugas jadi pemain dan penikmat sementara tak ada PAD didapat oleh Pemda.
Apalagi kasak kusuk dari para pelaku dunia malam dari pemilik cafe hingga beberapa wanita pekerja malam yang mengatakan ada upaya pengkondisian terkait razia yang pilih pilih.
“Kadang aneh juga razia di Tebo ini, kalau razia jangan tebang pilih. Apalagi piminan Pol PP ni pemilik Hotel yang kami tau disitu tempat menerima BO, kami tau lah soal itu “, ujar salah satu pemilik cafe di sekitaran Pasar Sarinah.
Masyarakat tentu menunggu langkah dari Pol PP beserta Kapolsek, Danramil dan Camat sebagai penegak Perda dan Tibum, apalagi semua sudah memberikan statemen keras saat razia seperti diberitakan media infoglobalindonesia.com.
Sementara Kasatpol PP Tebo saat dikonfirmasi soal razia menjawab singkat, “Giat semalam sebagai responĀ atas pengaduan masyarakat”.(soer)






