Tuntut Pembebasan Dua Rekannya, Warga Transmigrasi HTI Blokade Jalan Masuk Gudang Penyimpanan Karet’ PT.WANA MUKTI WISESA

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEBO, JAMBI– Jurnalisbuana.com,Ketegangan terjadi di kawasan perkebunan Desa Sungai Karang, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo, Jambi. Sejumlah warga Transmigrasi HTI (Hutan Tanaman Industri) menggelar aksi protes keras dengan memblokade jalan utama menuju gudang penyimpanan karet milik PT Wana Mukti Wisesa.

Aksi tersebut dilakukan dengan memasang gembok pada portal pintu masuk perusahaan, melumpuhkan total aktivitas mobilitas di area tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, aksi nekat ini dipicu oleh diamankannya dua orang warga Transmigrasi HTI bernama Mariadi dan Ifan oleh pihak sekuriti perusahaan. Kedua warga tersebut saat ini diketahui telah dibawa dan diamankan di Mapolres Tebo.

Menurut keterangan salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, blokade ini merupakan bentuk aksi solidaritas dan tuntutan spontan agar kedua rekan mereka segera dibebaskan. Warga menegaskan tidak akan membuka akses jalan sampai ada kejelasan dan pembebasan terhadap Mariadi dan Ifan.

“Kalau warga kami yang dua orang tersebut belum dibebaskan, kami tidak akan membuka portal tersebut,” ujar warga dengan nada tegas saat ditemui awak media.

Sementara itu, informasi yang berhasil diperoleh menyebutkan bahwa penangkapan kedua warga tersebut diduga karena aktivitas penyadapan karet di area yang diklaim sebagai wilayah perkebunan PT Wana Mukti Wisesa. Kendati demikian, bagi warga setempat, persoalan ini kerap berkaitan erat dengan ruang kelola hidup dan konflik lahan yang belum tuntas antara masyarakat transmigrasi dan pihak korporasi.

Hingga berita ini diturunkan, portal menuju gudang penyimpanan karet masih tersegel rapat oleh gembok warga.

Masyarakat berharap pihak kepolisian Polres Tebo dan manajemen PT Wana Mukti Wisesa dapat mengedepankan pendekatan persuasif dan penyelesaian yang adil tanpa merugikan hak-hak masyarakat kecil yang menggantungkan hidupnya di sekitar kawasan tersebut.(EK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Terbitkan SLO Tanpa Uji Lapangan,PLN Cabang Tebo Disorot Tajam LCKI-JAMBI
Skandal Pertashop Vs Pom Mini di Rimbo Bujang,Pemilik Diduga’Anak Tirikan’ Pertashop Demi Keuntungan Ilegal
SMAN 6 Kabupaten Tebo Banjir Peminat, Kepala Sekolah Sampaikan Apresiasi Tinggi Untuk Masyarakat VII Koto
Gelar Temu Kangen Elemen Masyarakat Kabupaten Tebo Serukan Persatuan Nasional Hingga Soroti Isu Lokal
Baru 3 Hari Kerja, Warga Rimbo Ilir Jadi Korban Tertimbun Longsor Aktifitas PETI Di Dusun Margodadi Kecamatan Sumay.
Ratusan Buruh PT.Lestari Asri Jaya(LAJ) Tebo,Jambi Gelar Aksi Mogok Kerja,Tuntut Pengembalian Premi
Di Keroyok Hingga Nyaris Mati Di Desa Wanareja,  Ismar Lapor Ke Polsek Rimbo Ulu.
Pilkades Muara Niro Berjalan Sukses dan Damai,Masdung,Hs unggul dalam perolehan suara

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Diduga Terbitkan SLO Tanpa Uji Lapangan,PLN Cabang Tebo Disorot Tajam LCKI-JAMBI

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:19 WIB

Skandal Pertashop Vs Pom Mini di Rimbo Bujang,Pemilik Diduga’Anak Tirikan’ Pertashop Demi Keuntungan Ilegal

Senin, 13 Juli 2026 - 02:21 WIB

SMAN 6 Kabupaten Tebo Banjir Peminat, Kepala Sekolah Sampaikan Apresiasi Tinggi Untuk Masyarakat VII Koto

Rabu, 1 Juli 2026 - 00:22 WIB

Gelar Temu Kangen Elemen Masyarakat Kabupaten Tebo Serukan Persatuan Nasional Hingga Soroti Isu Lokal

Senin, 29 Juni 2026 - 05:40 WIB

Baru 3 Hari Kerja, Warga Rimbo Ilir Jadi Korban Tertimbun Longsor Aktifitas PETI Di Dusun Margodadi Kecamatan Sumay.

Berita Terbaru