Polres Tebo Belum Bisa Lakukan Langkah Terkait Bagong Jika Belum Ada Keputusan DLH Tebo Soal Isu Pengalihan Sungai.

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TEBO – Jurnalisbuana.com

Isu Pengalihan Sungai yang dilakukan Bagong yang sempat menjadi viral dalam aktifitasnya  melakukan penggalian dan perataan tanah dilahan miliknya  dengan menggunakan alat berat terus di sorot.

 

Terkait persoalannya yang kini sampai di ranah penegak hukum karena ada yang melaporkannya ke Polres Tebo melalui  Unit Tipidter ( Tindak Pidana Terrtentu ), didapati keterangan jika belum ada langkah signifikan oleh pihak Polres Tebo.

 

Hal ini diketahui berdasarkan keterangan dari Kanit Tipidter IPDA Nanda Yuman di kantornya saat ditanya soal adanya pemeriksaan terhadap Bagong, “Sudah kita panggil untuk diperiksa namun belum bisa hadir karena sedang ada kesibukan, nanti kita jadwalkan kembali. Namun terkait langkah Kepolisian tetap akan menunggu keputusan pihak DLH ( Dinas Lingkungan Hidup) Tebo yang sampai kini informasinya belum ada keputusan apapun setelah mereka sidak dilokasi”, ,ujar  Nanda menjelaskan.

 

Saat pihak DLH Tebo, melalui Kabid Penataan & Penaatan Perlindungan & Pengelolaan Lingkungan Hidup, Arip Budiman S.H membenarkan jika belum ada keputusan apapun dari DLH Tebo terkait Laporan pengalihan sungai, “belum ada hasil apapun, kita sudah Surati pihak BWSS (Balai Wilayah Sungai Sumatera) VI Jambi namun belum ada jawaban”, ujar Arip.

 

Kades Sido Rukun  Kecamatan Rimbo Ulu Misran saat di tanya soal pengalihan sungai menjawab tidak tahu persis posisi sungai asalnya, “tidak nampak  soalnya selama ini tertutup belukar, namun pihak Bagong mengatakan bahwa itu memperbaiki sungai , didalamkan  dan di luruskan agar lancar, ya semacam normalisasi Sungai lah”, jawabnya.

 

Saat Kades Misran ditanya apakah ada dampak negatif setelah sungai di tata, Kades mengatakan “Justru kini air mengalir lancar, pemilik kebun dibagian atas lokasi lahan tidak lagi tergenang dan terendam tanaman dikebun karetnya setelah sungai di tata”, kata Kades.

 

Hal senada juga diucapkan warga setempat inisial Ch, “setahu saya justru kini lebih baik, air mengalir lebih lancar dan pemilik kebun di bagian atas lokasi justru merasa senang karena tanaman karet dikebunnya tak lagi terendam”, ujar si warga.

Lagipula menurut warga, kalau mau bicara sungai teramat banyak sungai di Tebo yang justru dirusak akibat aktifitas Dompeng yang membuat sungai hancur, dangkal dan air nya yang keruh tak dapat lagi dinikmati warga justru dibiarkan padahal jelas unsur pelanggaran pidananya, sementara yang jelas memperbaiki sungai malah di cari cari pidananya.(soer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Terbitkan SLO Tanpa Uji Lapangan,PLN Cabang Tebo Disorot Tajam LCKI-JAMBI
Skandal Pertashop Vs Pom Mini di Rimbo Bujang,Pemilik Diduga’Anak Tirikan’ Pertashop Demi Keuntungan Ilegal
Baru 3 Hari Kerja, Warga Rimbo Ilir Jadi Korban Tertimbun Longsor Aktifitas PETI Di Dusun Margodadi Kecamatan Sumay.
Di Keroyok Hingga Nyaris Mati Di Desa Wanareja,  Ismar Lapor Ke Polsek Rimbo Ulu.
Tuntut Pembebasan Dua Rekannya, Warga Transmigrasi HTI Blokade Jalan Masuk Gudang Penyimpanan Karet’ PT.WANA MUKTI WISESA
Excavator Milik Edi Digunakan Untuk Kupas Lahan Kegiatan PETI Di Desa Perintis, Tindak Tegas Pak Kapolres Tebo !
Polres Tebo Cek Lapangan Respon Isu Penimbunan LPG 3 kg Di Rimbo Bujang
Rencana Demo Di Polda Jambi Terkait Penangkapan Pelaku PETI Di Puntikalo Batal, Ada Sogokan 25 Juta Dari Aan Bos PETI?

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Diduga Terbitkan SLO Tanpa Uji Lapangan,PLN Cabang Tebo Disorot Tajam LCKI-JAMBI

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:19 WIB

Skandal Pertashop Vs Pom Mini di Rimbo Bujang,Pemilik Diduga’Anak Tirikan’ Pertashop Demi Keuntungan Ilegal

Senin, 29 Juni 2026 - 05:40 WIB

Baru 3 Hari Kerja, Warga Rimbo Ilir Jadi Korban Tertimbun Longsor Aktifitas PETI Di Dusun Margodadi Kecamatan Sumay.

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:52 WIB

Di Keroyok Hingga Nyaris Mati Di Desa Wanareja,  Ismar Lapor Ke Polsek Rimbo Ulu.

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:58 WIB

Tuntut Pembebasan Dua Rekannya, Warga Transmigrasi HTI Blokade Jalan Masuk Gudang Penyimpanan Karet’ PT.WANA MUKTI WISESA

Berita Terbaru