TEBO – Jurnalisbuana.com,Suasana haru sekaligus bangga menyelimuti halaman SMAN 6 Tebo dalam acara perpisahan dan pelepasan siswa-siswi kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Tebo, tokoh masyarakat, serta orang tua murid, Selasa (14/04).
Hadir mewakili Bupati Tebo, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Tebo, Himawan Susanto, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para guru dalam mendidik generasi muda di Kecamatan VII Koto.
Selain Asisten III, tampak hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo, Hariyadi, S.Sos, Camat VII Koto, Samsir, SE, Kapolsek VII Koto, Kepala Desa Teluk Kayu Putih, Muslim, serta deretan tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.
Pesan Kepala Sekolah: “Jaga Nama Baik Almamater”
Kepala SMAN 6 Tebo, M. Amir, dalam sambutannya tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya melihat anak didiknya telah menyelesaikan masa studi tingkat menengah atas. Ia menyampaikan pesan mendalam bagi para siswa yang akan melanjutkan ke jenjang lebih tinggi maupun yang akan memasuki dunia kerja.
Hari ini bukan akhir, melainkan gerbang awal menuju perjuangan yang sesungguhnya. Saya berpesan kepada seluruh anak-anakku, di mana pun kalian berada nanti, jagalah nama baik almamater SMAN 6 Tebo. Jadilah pribadi yang berintegritas, rendah hati, dan teruslah menuntut ilmu setinggi langit,” ujar M. Amir dengan nada khidmat.
Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua murid atas kepercayaan yang diberikan kepada pihak sekolah selama tiga tahun terakhir. “Sinergi antara sekolah dan orang tua adalah kunci keberhasilan pendidikan anak-anak kita,” tambahnya.
Dukungan Pemerintah dan Tokoh Masyarakat
Asisten III, Himawan Susanto, dalam arahannya menekankan pentingnya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk membangun Kabupaten Tebo ke depan.
Ia berharap lulusan SMAN 6 Tebo dapat berkontribusi positif bagi daerah, khususnya di wilayah VII Koto.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Teluk Kayu Putih, Muslim, bersama tokoh adat setempat menyatakan dukungannya terhadap kemajuan pendidikan di desanya. Kehadiran para tokoh ini mempertegas bahwa SMAN 6 Tebo memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan masyarakat sekitar.
Acara ditutup dengan prosesi pelepasan atribut sekolah secara simbolis, penampilan seni dari siswa-siswi, serta sesi foto bersama antara jajaran pejabat, guru, dan para Siswa. Meski diwarnai isak tangis haru saat bersalaman perpisahan, acara tetap berjalan tertib dan penuh kekeluargaan.(EK)






